Pj Bupati Tulang Bawang Sampaikan Dukacita Warganya yang Meninggal Diterkam Buaya

TULANG BAWANG (TR)-Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan menyampaikan dukacita kepada keluarga almarhum Muhammad Cholid (16), warga Kampung Bumi Dipasena Agung, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, yang meninggal di terkam buaya saat mencari ikan.
Ungkapan dukacita Pj Bupati disampaikan oleh Kabag Kesra Setdakab Tulang Bawang Dediyanto kepada Zaelani, ayah korban.
“Mewakili bapak Pj Bupati kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ananda Muhammad Cholid,” kata Dediyanto, Selasa 10 Januari 2023.
Dia berharap dan mendoakan almarhum yang masih duduk di kelas VIII sekolah menengah pertama (SMP) tersebut husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan selalu tabah, sabar serta ikhlas.
Sementara itu, Zaelani ayah korban mengucapkan terima kasih kepada Pj Bupati Qudrotul Ikhwan dan pemerintah daerah atas perhatian dan kebesaran hatinya.
“Kami berharap tidak ada lagi peristiwa seperti ini, warga Rawajitu Timur dan sekitarnya dapat aman dari bahaya buaya dan lain sebagainya,” harapnya.
Dalam kesempatan ini, pemerintah daerah bersama Baznas melalui pejabat terkait menyampaikan tali asih kepada keluarga korban.
Sebelumnya diberitakan, nasib nahas dialami Cholid (16) warga Kampung Bumi Dipasena Agung, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.
Pelajar kelas VIII sekolah menengah pertama (SMP) tersebut diterkam seekor buaya saat mencari ikan di kanal blok 5 pada Minggu, 8 Januari 2023 sekira pukul 12.30 WIB.
Saat mencari ikan, Cholid tidak sendirian. Ia bersama dengan Zaelani bapak kandungnya.
Selain itu, turut serta lima orang warga lainnya bersama korban dan bapaknya.
Mereka mencari ikan dengan cara memasang perangkap waring di kanal besar blok 5.
Ketika sedang memasang alat penangkap ikan tersebut, tiba-tiba seekor buaya besar menyambar Cholid dari arah kanal.
Buaya tersebut lalu membawa korban ke dasar kanal. Saat peristiwa terjadi, kondisi air sedang dalam keadaan pasang tinggi.
Warga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung menghubungi Satpolairud Polres Tulang Bawang, Polsek Rawajitu Selatan dan Koramil Rawajitu.
Petugas dibantu warga kemudian melakukan pengejaran terhadap buaya yang membawa tubuh Cholid tersebut.
Dalam peristiwa ini, puluhan speedboat dikerahkan untuk mencari korban.
Beberapa warga sempat melihat buaya itu membawa korban muncul ke permukaan.
Namun peristiwa itu hanya sebentar. Buaya tersebut kemudian membawa tubuh Cholid kembali ke dalam kanal.
Saat melakukan pencarian, petugas dibantu warga terkendala kondisi kanal yang sedang pasang tinggi.
Setelah sekitar 10 jam pencarian, akhirnya petugas bersama warga berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia.
Jenazah Cholid ditemukan tidak jauh dari tempat awal korban diterkam buaya.
“Sudah ketemu sekitar jam 10 malam tadi. Meninggal dunia, ada luka bekas gigitan di tangan kiri korban,” kata Pengurus Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah (P3UW) Lampung Bidang Infrastruktur Budidaya, Sutikno Widodo, Minggu malam, 8 Januari 2023.
Korban kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum Kampung Gedung Karya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan.(ZAL)